SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG DI BLOG YANG TAMPIL SEADAANYA INI

Selasa, 07 Juni 2011

Misteri Senyum Monalisa

Sejumlah ilmuwan
Jerman yakin telah
berhasil memecahkan
misteri di balik lukisan
Mona Lisa karya
Leonardo da Vinci. Lisa
Gherardini, istri
saudagar kaya
Florentine, Francesco del
Giocondo, selama ini
diyakini sebagai
perempuan yang paling
mungkin menjadi model
lukisan potret abad 16
itu. Namun para ahli
sejarah menduga-duga,
perempuan tersenyum
itu bisa jadi kekasih, ibu
atau da Vinci sendiri.
Sekarang, para ahli di
Perpustakaan Universitas
Heidelberg mengatakan
catatan yang ditulis di
pinggiran buku oleh
pemiliknya, Oktober
1503, membuktikan
bahwa Lisa del Giocondo
adalah benar-benar
model lukisan paling
terkenal di dunia itu.
"Semua keraguan
tentang identitas Mona
Lisa tersingkir dengan
penemuan Dr Armin
Schlechter, a manuscript
expert," demikian
pernyaatan
Perpustakaan Universitas
Heidelberg, Senin (14/1).
Sejauh ini hanya sedikit
bukti yang tersedia dari
dokumen-dokumen abad
16. Akibatnya ruang
interpretasi terbuka luas
dan banyak identitas
yang dilekatkan pada
Mona Lisa. Catatan di
buku itu dibuat oleh
pejabat kota Florentina,
Agostino Vespucci,
teman dekat da Vinci
dalam sebuah koleksi
surat oleh orator
Rowami, Cicero. Catatan
itu membandingkan da
Vinci dengan seniman
Yunandi Apelles dan
menyebutkan bahwa da
Vinci saat itu membuat
tiga lukisa, salah satunya
potret Lisa de Giocondo.
Para pakar seni yang
telah menentukan tahun
pelukisan Mona Lisa,
mengatakan penemuan
Heidelberg itu
merupakan terobosan
penting dan penyebutan
awal yang
menghubungkan dengan
potret istri saudagar itu.
"Tidak perlu ada lagi
alasan untuk menyebut
ini perempuan lain," kata
Frank Zoellner,
sejarawan seni dari
Universitas Leipzig
kepada sebuah radio di
Jerman. Nama Lisa
Gherardini sebenarnya
sudah dihubungkan
dengan lukisan itu sejak
1550 oleh Giorgio Vasari,
seorang pejabat Italia,
namun pernyataan
diragukan karena dibuat
lima dekade setelah
lukisan itu dibuat.
Catatan di Heidelberg itu
sebenarnya sudah dua
tahun lalu ditemukan
oleh Schlecter. Meski
sudah tercantum dalam
katalog, namun temuan
itu tidak dipublikasikan
secara luas sampai
seorang penyiar radio
Jerman membuat
rekaman di
perpustakaan itu.
Lukisan yang kini
dipajang di Museum
Louvre Paris itu juga
dikenal dengan sebutan
La Gioconda, yang dalam
bahasa Italia berarti
perempuan yang
gembira. Namun bisa
juga merujuk pada nama
hasil perkawinan
perempuan itu.